KAGAMADOK Jawa Tengah Kukuhkan Pengurus Baru, Gelar Baksos Kesehatan hingga Penanaman Mangrove

Kolaborasi Alumni UGM, Pemerintah, Tenaga Kesehatan dan Masyarakat Hadirkan Program Kesehatan, Ketahanan Pangan hingga Pelestarian Lingkungan

SEMARANG, 13 September 2026 — Semangat pengabdian alumni Universitas Gadjah Mada kembali diwujudkan melalui kegiatan Pelantikan Pengurus dan Bakti Sosial KAGAMADOK Jawa Tengah yang berlangsung di wilayah Kecamatan Tugu, Kota Semarang, Minggu (13/9/2026).

Kegiatan yang mengusung semangat “Guyub Alumni, Bakti untuk Negeri” tersebut menjadi momentum memperkuat peran keluarga alumni Fakultas Kedokteran UGM dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Pelaksanaan kegiatan berlangsung di tiga lokasi, yakni Aula Kantor Kecamatan Tugu, Madrasah Diniyah Jaryul Muna Tugurejo, dan kawasan Pulau Tirang.

Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari KAGAMADOK Jawa Tengah, Pemerintah Kecamatan Tugu, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah, Dinas Ketahanan Pangan Kota Semarang, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Tengah, Puskesmas Karanganyar, Kelurahan Tugurejo, Madin Jaryul Muna, Prenjak Tapak, hingga masyarakat RW 4 setempat.

Prof. Yan Wisnu Prajoko Pimpin KAGAMADOK Jawa Tengah

Salah satu agenda utama kegiatan adalah pelantikan pengurus baru KAGAMADOK Jawa Tengah. Kepengurusan tersebut dipimpin oleh Prof. Dr. dr. Yan Wisnu Prajoko, M.Kes., Sp.B., Subsp.Onk(K), Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro.

Prof. Yan Wisnu sendiri merupakan Guru Besar bidang Bedah Onkologi Fakultas Kedokteran Undip.

Pelantikan menjadi langkah awal untuk memperkuat konsolidasi alumni sekaligus memperluas kiprah KAGAMADOK dalam kegiatan sosial, kesehatan, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat.

Kehadiran kepengurusan baru diharapkan tidak hanya mempererat hubungan antarlulusan Fakultas Kedokteran UGM, tetapi juga menjadikan jaringan alumni sebagai kekuatan untuk menghadirkan program yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Sambutan Gubernur Jawa Tengah

Dalam kegiatan tersebut juga disampaikan sambutan Gubernur Jawa Tengah yang didisposisikan kepada Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, dr. Zulfahmi Wahab, SpPD, KHOM, yang juga merupakan alumnus Fakultas Kedokteran UGM angkatan 1986.

Pesan tersebut menegaskan pentingnya kolaborasi antara alumni, pemerintah daerah, tenaga kesehatan dan masyarakat dalam menghadirkan program pengabdian yang berkelanjutan.

Semangat kolaborasi tersebut terlihat dari beragam kegiatan yang dilaksanakan dalam satu rangkaian bakti sosial.

Empat Program Utama untuk Masyarakat

Bakti sosial KAGAMADOK Jawa Tengah menghadirkan sedikitnya empat kegiatan utama.

1. Pelantikan Pengurus KAGAMADOK Jawa Tengah

Pelantikan menjadi bagian awal rangkaian kegiatan sekaligus momentum membangun semangat baru dalam kepengurusan KAGAMADOK Jawa Tengah.

Selain menjadi ajang konsolidasi alumni, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat jejaring kerja sama dengan pemerintah dan masyarakat.

2. Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Speling

Program kesehatan menjadi salah satu fokus utama kegiatan. Masyarakat mendapatkan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) serta kegiatan Speling atau Dokter Spesialis Keliling.

Layanan tersebut memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memperoleh pemeriksaan, konsultasi serta edukasi kesehatan secara langsung.

Kegiatan kesehatan dilaksanakan di kawasan Madin Jaryul Muna, Kecamatan Tugu, dengan antusiasme masyarakat yang cukup tinggi.

3. Gerakan Pangan Murah

Di bidang ketahanan pangan, kegiatan menghadirkan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Madin Jaryul Muna.

Program tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau sekaligus ikut menjaga daya beli masyarakat.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata kolaborasi antara alumni dan pemerintah dalam menjawab persoalan yang dekat dengan kebutuhan sehari-hari masyarakat.

4. Penanaman Mangrove di Pulau Tirang

Rangkaian kegiatan kemudian berlanjut ke kawasan Pulau Tirang melalui program penanaman mangrove.

Program lingkungan tersebut menjadi bentuk kepedulian terhadap keberlanjutan ekosistem pesisir sekaligus upaya menumbuhkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kawasan pantai.

Penanaman mangrove juga menjadi simbol bahwa pengabdian alumni tidak hanya berorientasi pada bidang kesehatan, tetapi dapat diperluas pada aspek sosial, pangan dan lingkungan.

Libatkan Banyak Pihak

Kegiatan KAGAMADOK Jawa Tengah tersebut menjadi contoh bahwa program pengabdian masyarakat dapat berjalan lebih optimal melalui kerja bersama.

Kolaborasi melibatkan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah, Dinas Ketahanan Pangan Kota Semarang, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Tengah, Kecamatan Tugu Kota Semarang, Puskesmas Karanganyar, Kelurahan Tugurejo, Madin Jaryul Muna, Prenjak Tapak serta masyarakat RW 4.

Selain itu, kegiatan juga mendapat dukungan dan partisipasi dari para alumni serta berbagai unsur masyarakat.

[NAMA CEO], [JABATAN/INSTITUSI], turut hadir/berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan sebagai bagian dari dukungan terhadap kolaborasi pengabdian masyarakat tersebut.

“Kegiatan ini bukan sekadar pertemuan alumni, tetapi menjadi ruang untuk menerjemahkan semangat kebersamaan menjadi pengabdian yang benar-benar dirasakan masyarakat. Kesehatan, pangan dan lingkungan merupakan bagian yang saling berkaitan dalam membangun masyarakat yang lebih sejahtera.”

Guyub Alumni, Nyata dalam Pengabdian

Pelaksanaan kegiatan di tiga lokasi menunjukkan bahwa semangat alumni dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk kontribusi.

Dari pelayanan kesehatan, penyediaan pangan terjangkau hingga penanaman mangrove, seluruh rangkaian kegiatan membawa pesan yang sama: ilmu, jejaring dan pengalaman alumni dapat dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk pengabdian nyata.

Pihak Kecamatan Tugu juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat dan membantu terlaksananya kegiatan.

Kegiatan yang berlangsung pada Minggu, 13 September 2026 tersebut diharapkan menjadi awal dari kolaborasi yang lebih luas dan berkelanjutan antara KAGAMADOK Jawa Tengah, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dunia pendidikan, komunitas lingkungan dan masyarakat.

Guyub dalam kebersamaan, nyata dalam pengabdian. Bersama alumni, bersama masyarakat, bersama untuk negeri.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *